Perkuliahan 10 RSIC & CISC
RSIC &
CISC
Pengertian CISC
Complex
Instruction-set Computing atau yang biasa kita kenal dengan sebutan CISC
merupakan sebuah arsitektur dari set instruksi komputer dimana masing-masing
instruksi akan menjalankan beberapa operasi tingkat rendah, seperti pengambilan
dari memori dan penyimpanan ke memori, operasi aritmatik, yang semuanya
dijalankan hanya dalam satu instruksi saja.
Karakteristik CISC
1. Memberikan
keuntungan dengan berkurangnya ukuran program, begitu pun dengan penggunaan
memori.
2. Meminimumkan
perintah yang diperlukan untuk mengerjakan pekerjaan yang diberikan.
Konsep CISC
menjadikannya lebih mudah untuk diprogram dalam bahasa rakitan.
Ciri-ciri CISC
1. Jumlah
instruksi banyak
2. Banyak perintah
dari mesin
3. Instruksi lebih
kompleks.
Contoh
Pengaplikasian CISC
1. System/360
2. VAX 3.
PDP-11
4. Varian Motorolla
68000
5. CPU AMD 6. Intel
x86, dan lainnya.
Pengertian RISC
Reduced
Insrtuction Set Computing atau yang biasa kita sebut dengan RISC merupakan
bagian dari arsitektur mikroprosesor, berbentuk kecil dan berfungsi untuk
mengatur dalam komunikasi dengan arsitektur lainnya.
Karakteristik RISC
1. One Cycle
Execution Time. Prosesor ini memiliki CPI (Clock per Instruction) atau waktu
per instruksi untuk setiap putaran guna memaksimalkan setiap instruksi pada
CPU.
2. Pipelining. Ini
merupakan teknik yang memungkinkan kita untuk melakukan eksekusi dalam waktu
yang bersamaan
3. Large Number of
Registers. RISC dapat menyimpan jumlah register yang banyak untuk mencegah agar
tidak terjadi interaksi yang berlebihan dengan memori.
Ciri-ciri RISC
1. Instruksi
berukuran tunggal
2. Ukuran yang umum
adalah 4 bit
3. Jumlah pengamatan
data sedikit
4. Tidak terdapat
pengalaman tak langsung
5. Tidak terdapat
operasi yang menggabungkan operasi LOAD/STORE dengan operasi aritmatik
6. Tidak ada lebih
dari satu operan beralamat memori per instruksi
7. Tidak mendukung
perataan sembarang bagi operasi LOAD/STORE
8. Jumlah maksimum
pemakaian memory management suatu alamat data adalah sebuah instruksi.
Contoh
Pengaplikasian RISC
1. CPU Apple
2. AMD 29000
3. Advanced RISC
Machine (ARM)
4. Atmel AVR
Perbedaan CISC dan
RISC
CISC:
1. Penekanan pada
hardware
2. Termasuk
instruksi kompleks multi-clock
3. Instruksi LOAD
dan STORE saling bekerja sama
4. Ukuran kode
kecil, kecepatan rendah
5. Transistor
digunakan untuk instruksi kompleks.
RISC:
1. Penekanan pada
software
2. Hanya sedikit
instruksi, single-clock
3. LOAD dan STORE
terpisah
4. Ukuran kode
besar, kecepatan relatif tinggi
5. Transistor
banyak digunakan untuk register memori.
Jika dilihat dari teknologi set instruksinya, CISC dan RISC perbedaannya
tidak signifikan. Akan tetapi, jika dilihat dari filosofi arsitekturnya
terdapat perbedaan. CISC memiliki filosofi untuk memindahkan kerumitan software
ke dalam hardware. Beberapa prosesor CISC umumnya memiliki microcode berupa
firmware internal di dalam chipnya yang memiliki fungsi untuk menerjemahkan
instruksi makro. Mekanisme ini memang memperlambat eksekusi instruksi, tapi
efektif untuk membuat instruksi-instruksi yang kompleks. Untuk beberapa
aplikasi yang membutuhkan singlechip computer, CISC bisa menjadi pilihan.
Adapun filosofi dai RISC adalah arsitektur prosesor yang tidak rumit
dengan membatasi jumlah instruksi hanya pada instruksi dasar yang diperlukan
saja. Kerumitan membuat program dalam bahasa mesin diatasi dengan membuat
program tingkat tinggi dan compiler yang sesuai. RISC adalah mikroprosesor yang
lowcost dalam arti sebenarnya karena tidak rumit. Kelebihan ruang pada RISC
dimanfaatkan untuk membuat sistem-sistem tambahan yang ada pada prosesor modern
saat ini. Banyak prosesor RISC yang di dalam chipnya dilengkapi dengan sistem
superscalar, pipelining, caches memory, register-register dan lain sebagainya
yang tujuannya untuk membuat prosesor itu menjadi lebih cepat.
Komentar
Posting Komentar